Mobile Legends Diduga Keras Teruskan Naruto Collab, Hokage Ketiga Sarutobi Hiruzen Bakal Jadi Skin Baru?

Bayangkan kamu sedang asyik main ranked, tiba-tiba di draft pick muncul hero dengan kostum Hokage tua berjenggot putih, melempar shuriken raksasa dan ngomel-ngomel soal “Will of Fire” sambil nge-carry tim — kalau ini bukan mimpi, maka kita sedang membicarakan fase ketiga kolaborasi Mobile Legends × Naruto yang kabarnya bakal bawa sosok Profesor Konoha itu ke Land of Dawn, dan jujur saja, ini adalah tipe leak yang bikin komunitas terbelah antara “fix gacha lagi” dan “ya udah, ambil duitku”.


Kita semua tahu Phase 1 dan Phase 2 sudah resmi berjalan, dengan Minato Namikaze sebagai Gusion dan Itachi Uchiha sebagai Julian yang sudah live sejak 27 Maret 2026 dan akan berakhir 11 Mei 2026 , tapi pertanyaan besarnya sekarang adalah apakah Moonton benar-benar berani melanjutkan ke fase berikutnya dengan Sarutobi Hiruzen sebagai headline, karena jika dilihat dari pola kolaborasi mereka selama ini, selalu ada tiga gelombang: pembuka, penengah, dan penutup yang biasanya menghadirkan karakter paling ikonik atau paling “berat” secara emosional, dan Sarutobi masuk banget di kategori terakhir itu.

Saya sendiri awalnya skeptis ketika pertama kali dengar rumor ini dari beberapa akun leaker yang biasanya cukup akurat soal jadwal event MLBB, tapi setelah saya telusuri lebih dalam ke forum-forum komunitas, Discord server, dan beberapa grup WhatsApp yang isinya para “insider” dadakan yang kadang bener kadang cuma bikin hoax, ada pola menarik yang muncul: beberapa kode aset内部 yang bocor lewat data mining menunjukkan adanya slot hero tambahan dengan tag “Hokage” yang belum dipetakan ke skin manapun, dan satu di antaranya mengarah ke hero mage atau support dengan gaya bertarung “summoning-based” yang cocok banget dengan karakteristik Sarutobi yang bisa memanggil Enma dan menggunakan berbagai elemen jutsu.

Tapi tunggu dulu, mari kita bedah kenapa Sarutobi itu pilihan yang secara naratif sangat masuk akal meskipun secara gameplay agak tricky, karena Sarutobi bukan tipe ninja flashy seperti Minato atau overpowered seperti Itachi, dia adalah simbol kebijaksanaan, pengorbanan, dan fondasi Konoha — tiga hal yang sulit diterjemahkan ke dalam skill MOBA tanpa bikin hero-nya jadi “meh” atau malah terlalu kuat, dan inilah tantangan terbesar Moonton jika benar mereka melanjutkan ke fase ketiga.

Dari sisi timing, ada beberapa sinyal yang menguatkan dugaan ini, pertama adalah pola rilis kolaborasi besar Moonton yang biasanya berjarak sekitar 6-8 bulan antar fase, dan jika Phase 2 berakhir Mei 2026, maka Phase 3 berpotensi hadir sekitar Q4 2026 atau Q1 2027, momentum yang pas untuk menyambut anniversary MLBB atau event akhir tahun yang biasanya diisi konten besar .

Kedua, Naruto sebagai franchise memiliki kedalaman karakter yang luar biasa, dan Moonton sudah membuktikan bahwa mereka tidak sekadar mengambil karakter mainstream seperti Naruto, Sasuke, atau Sakura, tapi juga berani masuk ke karakter pendukung yang punya fanbase kuat seperti Gaara, dan bahkan karakter yang secara timeline sudah mati seperti Minato dan Itachi , jadi tidak ada alasan logis untuk tidak mempertimbangkan Sarutobi yang merupakan salah satu Hokage paling berpengaruh dalam sejarah Konoha.

Ketiga, dari sisi bisnis, kolaborasi MLBB × Naruto terbukti sukses besar, dengan laporan internal Moonton yang menyebutkan lonjakan download hingga 30% pasca setiap major collab , dan Lyn Xi selaku Naruto Collaboration Lead di Moonton Games secara eksplisit mengatakan bahwa kolaborasi ini adalah tentang “menciptakan platform di mana IP hiburan global berevolusi melalui agensi pemain dan keterlibatan komunitas yang genuine” , yang artinya selama komunitas masih menunjukkan antusiasme tinggi, sangat besar kemungkinan Moonton akan terus memperpanjang kerja sama ini.

Tapi mari kita jujur soal satu hal: tidak semua karakter Naruto cocok dijadikan skin MLBB, dan Sarutobi adalah salah satu yang paling sulit untuk dieksekusi, karena skill-nya di anime sangat bervariasi — dari ninjutsu api, air, tanah, sampai summoning Enma — dan jika Moonton salah memilih hero base, hasilnya bisa jadi skin yang secara visual keren tapi secara gameplay terasa aneh dan tidak memuaskan, dan ini bukan pertama kalinya terjadi dalam sejarah kolaborasi MLBB.

Beberapa nama hero yang muncul dalam diskusi komunitas sebagai kandidat base untuk Sarutobi antara lain adalah Valentina karena kemampuannya meniru skill lawan yang secara simbolis mirip dengan Sarutobi yang menguasai semua jutsu di Konoha, lalu ada Faramis karena tema kebangkitan dan pengorbanan yang melekat pada karakter Sarutobi saat dia mengorbankan dirinya melawan Orochimaru, dan yang paling menarik adalah kemungkinan hero baru yang belum dirilis yang memang didesain khusus untuk kolaborasi ini, sesuatu yang Moonton pernah lakukan sebelumnya dengan beberapa skin kolab yang base hero-nya baru muncul bersamaan dengan event.

Sekarang mari kita bicara soal apa yang membuat rumor ini berbeda dari leak-leak sebelumnya, karena saya sudah terlalu sering melihat “leak” yang ternyata cuma fanmade concept art atau wishful thinking dari fans yang terlalu berharap, tapi kali ini ada beberapa bukti tidak langsung yang cukup meyakinkan, salah satunya adalah perubahan pola komunikasi Moonton di media sosial yang mulai mengurangi intensitas promosi Phase 2 lebih cepat dari biasanya, yang bisa jadi indikasi bahwa mereka sedang menyiapkan sesuatu yang lebih besar di balik layar.

Selain itu, ada juga spekulasi bahwa Phase 3 tidak akan hanya menghadirkan Sarutobi, tapi juga beberapa karakter lain seperti Orochimaru, Tsunade, atau bahkan Jiraiya sebagai bagian dari tema “Legendary Sannin” yang bisa jadi angle naratif yang sangat kuat, dan bayangkan saja kalau ketiganya hadir sekaligus dengan skin masing-masing, itu akan menjadi event kolaborasi terbesar dalam sejarah MLBB dari segi jumlah skin baru dalam satu fase.

Tapi di sisi lain, ada juga argumen kontra yang mengatakan bahwa Naruto collaboration sudah mencapai titik jenuh, karena Phase 1 dan Phase 2 sudah menghadirkan tujuh skin total , dan menambah lebih banyak lagi berisiko membuat event ini terasa dipaksakan dan kehilangan eksklusivitasnya, dan ini adalah kekhawatiran yang valid karena dalam dunia gacha gaming, kelangkaan adalah mata uang utama, dan jika terlalu banyak skin Naruto beredar, nilai prestise dari memiliki skin tersebut akan menurun drastis.

Dari perspektif pemain Indonesia khususnya, kolaborasi Naruto memiliki resonansi emosional yang sangat kuat karena Naruto adalah salah satu anime pertama yang membentuk generasi milenial dan Gen Z di tanah air, dan karakter seperti Sarutobi yang merepresentasikan figur kakek yang bijaksana dan protektif terhadap desanya memiliki tempat khusus di hati banyak orang, terutama mereka yang tumbuh dengan pesan “Will of Fire” tentang mengorbankan diri untuk orang lain.

Saya sendiri punya pengalaman pribadi yang menarik soal ini, beberapa bulan lalu saya iseng bertanya ke salah satu teman saya yang bekerja di industri esports lokal tentang kemungkinan Sarutobi masuk MLBB, dan dia hanya tersenyum sambil bilang “kamu belum lihat apa yang sedang mereka siapkan”, dan meskipun itu bisa jadi cuma basa-basi orang yang sok tahu, tapi ada nada keyakinan dalam suaranya yang membuat saya mulai serius mempertimbangkan kemungkinan ini.

Tapi mari kita kembali ke pertanyaan fundamental: jika Sarutobi benar-benar hadir, hero apa yang paling cocok untuknya, dan bagaimana skill-nya akan diterjemahkan ke dalam gameplay MLBB, karena ini adalah pertanyaan yang paling penting dan paling sering diabaikan dalam diskusi rumor kolaborasi yang biasanya hanya fokus pada “kapan rilis” dan “berapa diamond”。

Jika kita analisis secara mendalam, Sarutobi memiliki tiga elemen utama dalam gaya bertarungnya: pertama, penguasaan semua elemen jutsu dasar yang membuatnya sangat fleksibel, kedua, kemampuan summoning Enma yang bisa berubah menjadi berbagai senjata, dan ketiga, mode “Reaper Death Seal” yang dia gunakan saat mengorbankan dirinya melawan Orochimaru, dan ketiga elemen ini bisa diterjemahkan ke dalam kit hero yang unik dan menarik jika dieksekusi dengan benar.

Bayangkan sebuah hero yang bisa mengganti stance-nya berdasarkan elemen yang dipilih, dengan setiap stance memberikan buff atau efek berbeda pada skill-nya, dan ultimate-nya adalah memanggil Enma yang bisa berubah menjadi staff atau cage untuk mengontrol area, dan skill pasif-nya adalah semacam “Will of Fire” yang memberikan buff tambahan ke tim jika hero ini berada di dekat rekan setim yang sedang dalam bahaya — konsep ini terdengar sangat menarik dan secara tematik sangat sesuai dengan karakter Sarutobi.

Namun, ada satu masalah besar dengan konsep ini: MLBB tidak memiliki sistem stance switching yang kompleks seperti beberapa MOBA lain, dan hero dengan mekanisme seperti ini biasanya sulit di-balance dan cenderung要么 terlalu overpowered要么 terlalu niche, dan Moonton tidak suka mengambil risiko besar dengan skin kolaborasi yang harganya mahal karena mereka ingin memastikan bahwa skin tersebut bisa dinikmati oleh sebanyak mungkin pemain tanpa harus belajar mekanisme yang terlalu rumit.

Alternatifnya, Sarutobi bisa dijadikan skin untuk hero yang sudah ada dengan kit yang dimodifikasi agar terasa “Sarutobi-esque”, misalnya dengan menambahkan efek visual Enma pada skill tertentu, atau mengubah warna skill menjadi oranye dan merah yang identik dengan api dan jubah Hokage-nya, dan pendekatan ini lebih aman secara gameplay meskipun mungkin kurang memuaskan dari sisi kreativitas.

Sekarang mari kita bicara soal strategi monetisasi, karena ini adalah aspek yang sering diabaikan oleh pemain tapi sebenarnya adalah faktor utama yang menentukan apakah sebuah kolaborasi akan dilanjutkan atau tidak, dan berdasarkan pola Phase 2 yang menggunakan sistem gacha dengan harga 50 diamond per draw dan diskon 50% untuk draw pertama setiap hari , bisa diprediksi bahwa Phase 3 akan menggunakan sistem yang sama atau mungkin lebih agresif dengan menambahkan tier skin “Legend” yang harganya lebih tinggi.

Jika kita mengacu pada data dari Backlinko tentang perilaku konsumen dalam game mobile, pemain cenderung lebih willing untuk mengeluarkan uang pada event yang bersifat time-limited dan memiliki elemen nostalgia yang kuat, dan Naruto adalah kombinasi sempurna dari kedua faktor tersebut, jadi secara bisnis sangat masuk akal bagi Moonton untuk terus memperpanjang kolaborasi ini selama masih ada karakter yang belum dieksplorasi.

Tapi ada satu faktor yang perlu dipertimbangkan: biaya lisensi, karena Naruto adalah IP yang sangat mahal, dan semakin banyak karakter yang diadaptasi, semakin besar kemungkinan biaya lisensi meningkat, dan ini bisa menjadi alasan mengapa Moonton mungkin memilih untuk menghentikan kolaborasi ini di Phase 2 meskipun secara komunitas masih ada permintaan yang tinggi.

Namun jika kita melihat pola kolaborasi Moonton sebelumnya dengan IP lain seperti Attack on Titan dan Jujutsu Kaisen yang juga memiliki beberapa fase, mereka cenderung melanjutkan selama ada momentum dan permintaan pasar, dan Naruto jelas masih memiliki keduanya, jadi secara logika bisnis, sangat besar kemungkinan Phase 3 akan terjadi.

Sekarang mari kita bicara soal timeline yang lebih spesifik, karena ini adalah pertanyaan yang paling sering ditanyakan oleh pemain yang ingin mempersiapkan diamond atau menabung untuk event berikutnya, dan berdasarkan pola yang ada, jika Phase 2 berakhir 11 Mei 2026 , maka pengumuman resmi untuk Phase 3 kemungkinan akan muncul sekitar Juli atau Agustus 2026, dengan periode event sekitar Oktober hingga Desember 2026, dan ini akan sangat pas dengan momen liburan akhir tahun yang biasanya menjadi periode dengan pengeluaran pemain tertinggi.

Tapi perlu diingat bahwa ini semua masih spekulasi, dan Moonton belum memberikan konfirmasi resmi apapun soal Phase 3, jadi jangan sampai kamu menjual ginjal atau mengambil pinjaman online untuk mempersiapkan diamond berdasarkan rumor yang belum terverifikasi, karena dalam dunia leak gaming, tidak ada yang benar-benar pasti sampai ada pengumuman resmi dari pihak developer.

Saya ingin menekankan satu hal yang sering dilupakan dalam diskusi soal kolaborasi seperti ini: pada akhirnya, keputusan untuk melanjutkan atau tidak bukan hanya soal uang, tapi juga soal apakah ada cerita yang masih layak untuk diceritakan, dan dalam kasus Naruto, karakter seperti Sarutobi memiliki cerita yang sangat kaya dan emosional yang bisa dieksplorasi, terutama tema pengorbanan, kebijaksanaan, dan warisan yang dia berikan kepada generasi berikutnya.

Jika Moonton bisa menangkap esensi tersebut dalam bentuk skin dan event yang tidak hanya menjual visual tapi juga narasi, maka Phase 3 bukan hanya akan menjadi kolaborasi yang sukses secara komersial, tapi juga secara artistik, dan itu adalah sesuatu yang jarang terjadi dalam dunia skin gaming yang sering kali terjebak pada estetika permukaan tanpa kedalaman makna.

Sebagai penutup, saya ingin mengajak kamu untuk berpikir kritis soal semua informasi yang beredar, kita perlu menjadi lebih skeptis terhadap “leak” yang tidak memiliki sumber yang jelas, dan pada saat yang sama, kita juga perlu terbuka terhadap kemungkinan bahwa hal-hal yang tampak tidak mungkin bisa menjadi kenyataan, karena siapa yang menyangka beberapa tahun lalu bahwa kita akan melihat Itachi dan Minato bertarung di Land of Dawn?

Pertanyaan terakhir untuk kamu, pembaca yang budiman: jika Sarutobi benar-benar hadir di MLBB, hero apa yang menurutmu paling cocok untuk menjadi base skin-nya, dan skill seperti apa yang ingin kamu lihat? Apa yang ingin kalian tahu tentang X?

Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan berdasarkan analisis dari berbagai sumber yang tersedia untuk publik pada saat penulisan. Informasi mengenai kolaborasi Phase 3 Mobile Legends × Naruto, termasuk kemungkinan kehadiran Sarutobi Hiruzen, masih bersifat spekulatif dan belum dikonfirmasi secara resmi oleh Moonton Games. Pembaca disarankan untuk selalu merujuk pada pengumuman resmi dari kanal komunikasi Mobile Legends: Bang Bang dan Moonton Games untuk informasi yang akurat dan terverifikasi. Penulis tidak bertanggung jawab atas keputusan finansial yang diambil berdasarkan spekulasi dalam artikel ini.

Iklan Atas Artikel

close

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel